Saturday, September 22, 2012
Ikhlas
(مَنْ صَامَ رَمَضَانَ اِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَلَهٗ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهٖ. (رواه احمد واصحاب السنن
"Barang siapa yang berpuasa pada bulan Ramadhan karena iman dan mengharap ridha Allah , akan diampuni dosa-dosanya yang terdahulu" (HR.Ahmad dan Ash-habus Sunan)
Hadis ini sering diceramahkan oleh ustadz-ustadz di masjid-masjid, begitu pula diucapakan ustadz tadi pagi ketika aku selesai sholat shubuh. Meski mata sayup-sayup, mulut menguap-uap, dan kepala solah mengangguk-ngangguk, dipojok masjid itu aku tetap mendengarkan dengan cermat. Judul ceramah itu adalah "ikhlas".
kalau saya bawa bulpen kali itu, maka yang saya garis bawai pada ceramah itu adalah اِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا (iman dan mengharap ridha Allah ) karena romadhon adalah Big Sale, tetapi harus dibeli dengan alat tukar yang bernama IKHLAS. Banyak keutamaan dari bulan ramadhon, terutama keutamaan terbesar diampuni dosa-dosa terdahulu manakala dilakukan dengan ikhlas. Ahlak berupa ikhlas adalah ruhnya amal. Ceramah kali itu membahas perumpamaan-perumpamaan amal ibadah tanpa keikhlasan, sepeti manusia tanpa ruh akan jadi apa? manusia tanpa ruh maka akan membusuk (mayat), tidak memberi manfaat, tidak dapat bergerak, dll. Berapapun ibadah yang dikerjakan tanpa ke ikhlasan maka tidak memberikan manfaat. Senada dengan perumpamaan itu seperti yang di katakan Imam Ghazali "Semua manusia akan rusak, kecuali orang yang berilmu. orang yang berilmu pun akan rusak, kecuali orang yang beramal. orang yang beramal pun akan rusak kecuali orang yang ikhlas".
Aku punya cerita tentang keiklasan ini " ada seseorang beribadah, seluruh waktunya habis untuk ibadah.. ketika di akhirat ternyata dia dimasukkan di neraka, sontak orang itu protes sama Allah... Mengapa aku dimasukkan neraka?... lalu Allah memberikan pertanyaan kepada oarang itu " apakah karena amal ibadahmu orang masuk surga? iya kata orang itu, ditanyai lagi apakah karena amal ibadahmu orang masuk surga? iya .. sampai tiga kali, semudia Allah menyuruh malaikan mencongkel matanya dan ditimbang dengan amal ibadahnya ternyata mengejutkan ... amalnya tak bisa mengalahkan beratnya mata". Artinya bukan amal itu yang menyebabkan dia masuk surga tetapi rohimnya Allah kepada hambanya. Jadi, ketika kita melakukan amal, seharusnya bukan bertujuan mencari surga tetapi semata-mata mencari ridho Allah.
Begitu Pula di bulan yang penuh berkah ini, marilah kita tingkatkan iman dan menjalankan ibadah semata-mata bukan karena romadhonnya tetapi semata-mata karena Allah. Salah satu indikator keiklasan ini adalah ketika bulan ramadhon memperbanyak qiyamullail, maka setalah ramadhan seharusnya paling tidak tetap qiyamulllail. pada waktu bulan ramadhan memperbanyak membaca Al Qur'an, seharusnya setelah bulan ramadhan tetap memperbanyak membca Al Qur'an.
Mari kita sama-sama meningkatkan kualitas niat kita, kualitas iman kita semata-mata mengharap ridho Allah.
Wallahu 'alam bissowab
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
-
"Status pernikahan atau pernikahan sebagai status" kata yang di dalam petik ada dua sisi yang berbeda 1.pernikahan sebagai status ...
-
Hari ini aku liburan di rumah saja. Aku tidak kemana-mana. Hari ini aku sedih karena ibuku barusan sakit. Kakinya terkilir sehingga lutut...
-
" A ssalamu'alaikum Wr. Wb. Mas, Sdoyo kluputan Qlo njhenegn ngpuntn ngheh lhir lan bathin . . . MINAL'AIDIN WAL FAIDZIN,... U...
No comments:
Post a Comment