Friday, November 23, 2012
sabar
Kenapa yang ku tulis ku hapus dan ku hapus lagi? sebelum kata-kata ini jadi yang seperti pembaca lihat, sudah puluhan kata sebelunya yang ku hapus. Yang pasti karena kata-kata itu tidak pantas untuk dibaca. Kata-kata itu berisi tentang keraguan dan su'uddhon ku kepada taqdir Allah. Ketegaranku untuk mempertahankan iman itu telah diuji dalam bingkai yang disebut su'udhon. Trus Aku ingat lagi tentang ayat ini:
”Apakah mereka mengira tidak akan datang ujian kepada mereka setelah mereka mengatakan ‘saya telah beriman’.”
Trus aku ingat ayat ini
Bersama kesulitan, ada kemudahan. Dan bersama kesulitan ada kemudahan.”
Keraguan ku bermuala ketika ku berdo'a agar keinginanku dikabulkan, sementara disisi lain perasangkaku memastikan dulu bahwa itu tidak akan dikabulkan. Bahkan sempat ku punya pikiran pasti Allah tidak akan mengabulkan perminta'an yang satu ini. buktinya dari dulu aku berdo'a yang sama tidak juga dikabulkan. Kemudian ku ingat ayat ini;
Boleh jadi engkau tidak menyukai apa yang Allah putuskan kepadamu, padahal itu yang terbaik bagimu. Dan Apa-apa yang menurutmu baik, belum tentu yang terbaik di mata Allah.”
Lalu akhirnya aku memutuskan untuk tetap berdo'a yang seperti biasanya ku berdoa, karena berdo'a sendiri bentuk iktiar batin selain iktiar dhohir. lalu ku ingat Ayat ini
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa apa yang pada diri mereka ”
Selain beroa dan berusaha mesti aku harus melakukan sepeti yang ada di surat ini
“... kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakal kepada-Nya.”
lalu yang terahir aku mesti sesuai dengan ayat ini
“Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berlaku sabar”
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
-
"Status pernikahan atau pernikahan sebagai status" kata yang di dalam petik ada dua sisi yang berbeda 1.pernikahan sebagai status ...
-
Hari ini aku liburan di rumah saja. Aku tidak kemana-mana. Hari ini aku sedih karena ibuku barusan sakit. Kakinya terkilir sehingga lutut...
-
" A ssalamu'alaikum Wr. Wb. Mas, Sdoyo kluputan Qlo njhenegn ngpuntn ngheh lhir lan bathin . . . MINAL'AIDIN WAL FAIDZIN,... U...
No comments:
Post a Comment