Saturday, September 22, 2012

Sabar

Kenapa yang ku tulis ku hapus dan ku hapus lagi? sebelum kata-kata ini jadi yang seperti pembaca lihat, sudah puluhan kata sebelunya yang ku hapus. Yang pasti karena kata-kata itu tidak pantas untuk dibaca. Kata-kata itu berisi tentang keraguan dan su'uddhon ku kepada taqdir Allah. Ketegaranku untuk mempertahankan iman itu telah diuji dalam bingkai yang disebut su'udhon. Trus Aku ingat lagi tentang ayat ini: ”Apakah mereka mengira tidak akan datang ujian kepada mereka setelah mereka mengatakan ‘saya telah beriman’.” Trus aku ingat ayat ini Bersama kesulitan, ada kemudahan. Dan bersama kesulitan ada kemudahan.” Keraguan ku bermuala ketika ku berdo'a agar keinginanku dikabulkan, sementara disisi lain perasangkaku memastikan dulu bahwa itu tidak akan dikabulkan. Bahkan sempat ku punya pikiran pasti Allah tidak akan mengabulkan perminta'an yang satu ini. buktinya dari dulu aku berdo'a yang sama tidak juga dikabulkan. Kemudian ku ingat ayat ini; Boleh jadi engkau tidak menyukai apa yang Allah putuskan kepadamu, padahal itu yang terbaik bagimu. Dan Apa-apa yang menurutmu baik, belum tentu yang terbaik di mata Allah.” Lalu akhirnya aku memutuskan untuk tetap berdo'a yang seperti biasanya ku berdoa, karena berdo'a sendiri bentuk iktiar batin selain iktiar dhohir. lalu ku ingat Ayat ini “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa apa yang pada diri mereka ” Selain beroa dan berusaha mesti aku harus melakukan sepeti yang ada di surat ini “... kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakal kepada-Nya.” lalu yang terahir aku mesti sesuai dengan ayat ini “Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berlaku sabar”

Ikhlas

(مَنْ صَامَ رَمَضَانَ اِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَلَهٗ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهٖ. (رواه احمد واصحاب السنن "Barang siapa yang berpuasa pada bulan Ramadhan karena iman dan mengharap ridha Allah , akan diampuni dosa-dosanya yang terdahulu" (HR.Ahmad dan Ash-habus Sunan) Hadis ini sering diceramahkan oleh ustadz-ustadz di masjid-masjid, begitu pula diucapakan ustadz tadi pagi ketika aku selesai sholat shubuh. Meski mata sayup-sayup, mulut menguap-uap, dan kepala solah mengangguk-ngangguk, dipojok masjid itu aku tetap mendengarkan dengan cermat. Judul ceramah itu adalah "ikhlas". kalau saya bawa bulpen kali itu, maka yang saya garis bawai pada ceramah itu adalah اِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا (iman dan mengharap ridha Allah ) karena romadhon adalah Big Sale, tetapi harus dibeli dengan alat tukar yang bernama IKHLAS. Banyak keutamaan dari bulan ramadhon, terutama keutamaan terbesar diampuni dosa-dosa terdahulu manakala dilakukan dengan ikhlas. Ahlak berupa ikhlas adalah ruhnya amal. Ceramah kali itu membahas perumpamaan-perumpamaan amal ibadah tanpa keikhlasan, sepeti manusia tanpa ruh akan jadi apa? manusia tanpa ruh maka akan membusuk (mayat), tidak memberi manfaat, tidak dapat bergerak, dll. Berapapun ibadah yang dikerjakan tanpa ke ikhlasan maka tidak memberikan manfaat. Senada dengan perumpamaan itu seperti yang di katakan Imam Ghazali "Semua manusia akan rusak, kecuali orang yang berilmu. orang yang berilmu pun akan rusak, kecuali orang yang beramal. orang yang beramal pun akan rusak kecuali orang yang ikhlas". Aku punya cerita tentang keiklasan ini " ada seseorang beribadah, seluruh waktunya habis untuk ibadah.. ketika di akhirat ternyata dia dimasukkan di neraka, sontak orang itu protes sama Allah... Mengapa aku dimasukkan neraka?... lalu Allah memberikan pertanyaan kepada oarang itu " apakah karena amal ibadahmu orang masuk surga? iya kata orang itu, ditanyai lagi apakah karena amal ibadahmu orang masuk surga? iya .. sampai tiga kali, semudia Allah menyuruh malaikan mencongkel matanya dan ditimbang dengan amal ibadahnya ternyata mengejutkan ... amalnya tak bisa mengalahkan beratnya mata". Artinya bukan amal itu yang menyebabkan dia masuk surga tetapi rohimnya Allah kepada hambanya. Jadi, ketika kita melakukan amal, seharusnya bukan bertujuan mencari surga tetapi semata-mata mencari ridho Allah. Begitu Pula di bulan yang penuh berkah ini, marilah kita tingkatkan iman dan menjalankan ibadah semata-mata bukan karena romadhonnya tetapi semata-mata karena Allah. Salah satu indikator keiklasan ini adalah ketika bulan ramadhon memperbanyak qiyamullail, maka setalah ramadhan seharusnya paling tidak tetap qiyamulllail. pada waktu bulan ramadhan memperbanyak membaca Al Qur'an, seharusnya setelah bulan ramadhan tetap memperbanyak membca Al Qur'an. Mari kita sama-sama meningkatkan kualitas niat kita, kualitas iman kita semata-mata mengharap ridho Allah. Wallahu 'alam bissowab

Menghitung Allah

" لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ (Tiada daya dan upaya kecuali pertolongan Allah)". Kata itulah yang menjadikan manusia seharusnya menghitung antara usahanya dan pertolongan Allah. Kadang orang yang baru mulai merencanakan lupa bahwa لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ, lebih mengandalkan pikiran sendiri dan mengalahkan adanya Allah. Sehingga pesimis itu muncul sebelum dilakuakan, pesimis dapat mengsilkan modal, sulit mengembalikan utang, sulit sukses karena hambaatannya lebih besar, dan masih banyak lagi dan berahir dengan kesimpulan sulit untuk dilakukan sehingga batal untuk memulai. kadang orang yang berproses lupa bahwa لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ, lebih mengandalkan pikirannya sendiri dan mengalahkan adanya Allah. Sehingga yang terjadi lebih banyak goyah, lebih banyak tidak istiqomah, bingung dengan ide, bingung dengan apa yang harus dikerjakan, dan melupakan bahwa proses itu membutuhkan kebersamaan, lupa bahwa Allah ada bersamanya bahkan lebih dekat dari ujung nadinya. Kadang orang yang sudah berusaha kemudian sukses dengan memepunyai sekian rumah dan puluhan mobil lupa bahwa لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ, sehingga lupa pula kewajibannya, lupa sholatnya, lupa zakatnya, lupa untuk mensyukuri apa yang diberikan Allah kepadanya. Menghitung Allah selalu harus dipertimbangkan karena hanya dengan cara itulah nantinya manusia akan bersyukur, lebih banyak bertawakal dan berdo'a. Jadi ingatlah selalu dimana Anda berada bahwa لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ.... Wallahu alam

Analisis dan Pembahasan Perbuatanku

Seringkali dalam berbuat ku sadar bahwa dari 10 perbuatan terdapat 3 kesalahan, 5 yang tidak ku ketahui apa itu kebaikan atau kesalahan, dan 2 kebikan yang belum tentu diterima. Berdasarkan perhitungan kasar ini, persentase perbuatan yang ku lakukan yang paling besar adalah hal yang tidak jelas (wilayah abu2) sebesar 50%, sedangkan yang paling kecil adalah kebaikan (wilayah putih) sebesar 2 %. Jika dibandingkan perbutan tanpa menghiraukan yang tidak jelas antara wilayah putih dan wilayah hitam (kesalahan) maka perbuatan yang salah lebih besar lebih dominan dalam hidup ku dari pada perbuatan yang baik. Hasil analisis ini jika dihubungkan dengan kegitan ekonomi, maka saya termasuk dalam katogori orang yang rugi. Dalam Al Qur'an dijelaskan bahwa kategori orang dalam perbuatan: “Wahai orang-orang yang beriman, maukah kamu Aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkan kamu dari azab yang pedih?” (jawaban pertama, yaitu) kalian beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagimu jika kalian mengetahuinya.” (As-Shaaf:10-11) Jawaban berikutnya: “Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca Kitab Allah (al-Qur’an) dan mendirikan salat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepadanya dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi.” (Fathir:29) dalam ayat lain disebutkan bahwa manusia dalam keadaan merugi Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran (Al Asyr: 2-3) Bersambung...

Berahir dalam ranjang

Sepanjang malam ini aku bersama nyamuk-nyamuk. Dia mulai menggigit, ku lihat dia sangat ingin sekali sedikit darah dari tubuhku. Lalu seolah ku bertanya dia " mengapa kamu menggit?, bukankah aku tidak mengigitmu" " aku hanya ingin mempertahankan keturunanku" jawab dia dalam lamunanku. Aku paham bahwa nyamuk ketika dia mendapatkan darah kemudian bertelor mati. Lalu ku lihat disampingnya terdapat cicak dia melahap beberapa ekor nyamuk. Dia menatapku dan pandanganku mengarah padanya "Apa yang kau lihat?" tanya dia dengan nada sinis. Tubuhnya yang transparan itu terlihat gendut terus bernapas yang terlihat dengan jelasorgan-organ yang ada di dalamnya. "Apakah kau tidak kesulitan menangkap nyamuk yang mempunyai sayap, sendagkan kamu tidak?" dia menjawab "selama ini tidak ada yang sulit, buktinya aku masih hidup, bahkan kebutuhanku cukup". Dia terus konsentrasi sambil menjulur2kan lidahnya. Di komputer yang baru dibuka terlihat foto melas. Nyamuk-nyamuk secara bergantian mengeroyokku, dan aku biarkan saja mereka seperti itu, memang itu yang bisa mereka lakukan. Begitu pula cicak didinding itu tidak malu atau pun takut dia tetap saja bergerilya mencari nyamuk. Angan-angnku berkeliling dan mngikuti sanubariku. "Aku punya otak, mengapa tidak berpikir tuntas? mengapa Tuhan yang menjadi sasaran? seolah memang engkau sudah berusaha untuk mendapatkan nya, seolah engkau berpikir bahwa gara-gara Tuhan engkau dikamar seharian, seolah gara-gara nasib engkau tidak bisa mencari makan, seolah gara-gara taqdir sehingga hutang itu tidak akan terbayar" pertanyaan ini muncul dengan segera seolah semua snap dalam syaraf otakku telah terhubung semua dengan cepat ku sadari, ini bukan salah Tuhan. Tapi salah diriku sendiri mengapa tidak berusaha, tidak ada kesungguan untuk merubah keadaan. Seakan kesadaran itu menyeruap dan merasuki tubuhku untuk bergerak, bukan lagi menyalah-nyalahkan. yang terpenting sekarang biarlah nyamuk itu bisa mempertahankan keturunannya lewat sumbangan darah ku, biar semakin banyak nyamuk, artinya semakin banyak pula makanan cicak, kasihan cicak. Ya Allah yang maha pengasih bukan aku menyalahkan mu, bukan pula aku menyalahkan diriku yang telah engkau ciptakan sempurna. bayak sekali kesalah diri ini dalam berpikir, bertindak, dan berucap. Bahkan yang jelas-jelas salah itu terus ku lakukan. selalu sedih menghampiri ingin sekali diri iini mengakhiri kesalahan ini, buatlah diri ini sadar tentang apa yang dalam hati, mudahkanlah diri ini yang menginginkan ridho mu. Bismika Allahumma ahya wa bismika amut....

Friday, January 21, 2011

O T O T (Muscle)

Otot merupakan organ tubuh yang menjadi dasar dari gerak (biomekanika). Otot terdiri dari kumpulan serabut-serabut otot (fiber muscle). Serabut otot terdiri dari myofibril, myofibril tersusun dari sacromer yang merupakan kumpulan myofilamen. Myofilamen terdiri dari protein myosin (thick filament) dan actin (thin filament). Protein actin akan menghasilkan troponin dan tropomyosin.
Jenis-jenis otot.
1. Otot Rangka (skeletal muscle)
Otot rangka disebut juga otot lurik atau otot sadar. Disebut ptpt rangka karena otot-otot ini melekat pada rangka/tulang. Otot rangka terdiri dari banyak serabut, intinya terletak di tepi, terdapat garis gelap dan terang yang sangat jelas.
Setiap serabut oto rangka dilapisi sarkolema. Sekitar 15 sampai 30 serabut bergabung dan dilapisi fasiculus dan kemudian dilapisi oleh jaringan ikat perimisum.Setelah itu kumpulan serabut tadi dilapisi oleh jaringan ikat endomisium dan dilapis lagi oleh epimisium.
Dalam otot rangka terdapat pigmen yang disebut mioglobin. Otot rangka memiliki panjang 1-40 mm dan tebalnya sekitar 10-100 mikron. Otot rangka bekerja dalam pengaruh kehendak individu system syaraf kraniospinal. Aksi: kontraksi cepat, berlangsung sebentar.
Contoh otot rangka :
o Otot lidah
o Langit-langit (platinum)
o Pharing
o Ujung esophagus
2. Otot Jantung (cardiac muscle)
Otot jantung terdiri dari beberapa serabut otot yang bercabang dan bersatu dengan serabut disebelahnya anastomosoma atau sinsitium. Hanya ada di jantung.
Mempunyai garis gelap dan terang namun tidak sejelas pada otot rangka. Intinya di tengah (center).Terdapat keping-keping interkalar pada interval-interval tertentu. Pada keping interkalar terdapat jaringan purkinye yang berfungsi mempercepat penghantaran impuls.
Innervasi adalah system syaraf otonom, bisa simpatis atau parasimpatis. Peningkatan denyut jantung dipengaruhi syarf simpatis, sedangkan pengurangan denyut jantung dipengaruhi syaraf parasimpatis.
Aksi otot jantung berupa kontraksi otomatis dan ritmis, system kerja kebalikan dari kerja otot polos.

3. Otot Polos
Serat otot polos(tidakberserat), memiliki 1 inti yang berada di tengah, dipersarafi oleh saraf otonom(involunter), tedapat di dinding organ-organ berongga dan saluran di dalam tubuh; kontraksinya mengatur aliran darah, gerakan makanan di sel cerna, aliran udara, aliranurin,
terdapatdiorgan dalamtubuh(visceral), Fungsi otot polos adalah mengatur diameter lumen, mengatur distribusi darah, gerakan peristatik, menggerakkan gamet dalam sel reproduksi



Gerak Otot
Kontraksi otot tergantung pada pengikatan ATP dan pergerakkan miosin pada mikrofilamen. Sistem otot disusun oleh sel-sel otot yang mempunyai kemampuan khusus yaitu berkontraksi, kemampuan ini dikarenakan sel otot memiliki komponen aktin dan protein, Elemen-elemen kontraktil pada sel otot adalah miofibril, yaitu struktur silindris, diameter 1 – 2 um; terdiri dari unit-unit kontraktil dsbt sarkomer



Organisasi protein-protein asesori dalam sarkomer
Titin: molekul dari Z line s/d M line, berasosiasi dengan miosin, dan yg tidak berasosiasi bersifat elastis
Nebulin: molekul yg melingkupi aktin
Tropomodulin: menutupi bagian minus end dari aktin
Aktin
Aktin berada di korteks sel (di bawah memabran sel yang membentuk kontraksi alur pembelahan , Mikrofili (juluran-juluran halus mitoplasma memendek, memanjang dan bergerak. Aktin terdiri dari G-aktin (molekul bulat) dan F-aktin (filament halus, hasil polimerisasi)
Kontraksi Otot
Kontraksi otot diawali oleh adanya peningkatan konsentarsi ion Ca2+ sitoplasma yg tiba2, yg dikeluarkan dari retikulum endoplasma. Pada sel otot, protein asesori yg aktivitasnya tergantung oleh ion Ca2+, utk kontraksi otot adalah:
- Tropomiosin, yg berasosiasi dengan mikrofilamen
- Troponin

















Mekanisme kontraksi otot
Ca2+ + Troponin à perubahan konformasi
Posisi tropomiosin berubah
Miosin head berikatan dgn mikrofilamen
Otot berkontraksi
Kontraksi otot tergantung oleh 2 proses yg membutuhkan ATP:
- Filamen sliding, oleh ATP-ase pada miosin
- Ca2+ pumping, o/ Ca2+ pump


Model sliding-filament pada proses kontraksi otot







Pemendekan sarkomer menyebabkan otot berkontraksi, yaitu disebabkan o/ miosin sliding sepanjang mikrofilamen, tanpa ada perubahan panjang masing2 filamen.





PERUBAHAN MATERI, PADA JAJANAN ANAK SEKOLAH



Orang tua mungkin tidak akan tega membiarkan anaknya kelaparan pada saat mereka ditinggal di sekolah, sehingga orang tua membekali anaknya dengan makanan. Akan tetapi tidak semua anak akan mau untuk membawa masakan dari rumah sehingga orang tua lebih praktis untuk memberikan uang saku untuk jajan. Menariknya, makanan jajanan kaki lima menyumbang asupan energi bagi anak sekolah sebanyak 36%, protein 29% dan zat besi 52%. Karena itu dapat dipahami peran penting makanan jajanan kaki lima pada pertumbuhan dan prestasi belajar anak sekolah (Judarwanto, 2007) Akan tetapi, tingkat keamanan pangan jajanan memprihatinkan. Hanya karena persaingan pasar produsen jajanan dengan tega memberikan bahan kimia berbahaya berupa zat aditif seperti pengharum, pewarna, pemanis, penyedap dan pengawet terutama zat yang bernama formalin, Borak dan rhodamin B. Ketidaktahuan produsen atau pun bentuk kesengajaan mengenai penyalahgunaan dan praktek tersebut merupakan faktor utama penyebab masalah keamanan pangan jajanan. Kondisi seperti ini dapat mengakibatkan penyakit akibat pangan pada anak–anak baik secara akut maupun kronis.

Pada jajanan anak Sekolah tentu banyak materi kimia. Termasuk adanya Natrium Benzoat, Sakarin, Siklamat serta cemaran mikroba alin yang turut menymbang penyusun materi jajanan Anak sekolah (JAS).


Batas penggunaan unsure materi jajanan anak sekolah tentu saja harus dikontrol. Sehingga pemerintah menetapkan materi yang berbahaya tapi boleh digunakan sebatas keperluan atau kewajaran (lihat table 1.)



Materi-materi penyusun JAS menurut penelitian yang dilakukan POM RI Proporsi sampel JAS yang memenuhi persyaratan adalah sebesar 50.57% dan sebanyak 49.43% sampel JAS tidak memenuhi persyaratan terhadap satu atau lebih dari beberapa parameter yang diuji. Cemaran mikroba pada bakso paling tinggi, yaitu lebih dari 40% jika dibandingkan dengan cemaran mikroba pada mie ataupun kudapan . Masih terdapat sampel mie dan bakso yang menggunakan formalin dan boraks, yaitu kurang dari 6% untuk penyalahgunaan formalin dan boraks pada sampel mie, sedangkan pada sampel bakso penggunaan formalin kurang dari 3% dan penggunaan boraks kurang dari 8%. (lihat gambar. 3)



Pada umumnya pangan yang diuji tidak menggunakan pengawet (benzoat) yang melebihi batas (< 1%). Warna merah minuman, sirup ataupun es masing–masing sebanyak 20, 7, dan 13% disebabkan oleh penambahan rhodamin B. Penggunaan siklamat yang melebihi batas maksimum pada es lebih tinggi dibandingkan yang terdapat pada minuman merah, sirup, jeli, ataupun agar, yaitu lebih dari 50%. (lihat gambar 2)

jenis pangan yang diuji, lebih dari 39% sampel tidak memenuhi syarat untuk mutu mikrobiologinya, bahkan untuk sampel minuman merah dan es persentase TMS diatas 59%.

Peran serta Pemerintah:
1. Kerjasama program keamanan pangan terpadu JAS yang melibatkan lintas sector antara lain Depdiknas, Depkes, Depdag, Badan Ketahanan Pangan, Badan POM RI beserta jajarannya masing–masing, serta instansi terkait lainnya perlu ditingkatkan.
2. Menyediakan perangkat pelaksanaan peraturan dan pengawasan penggunaan Bahan Tambahan Pangan (BTP), higiene dan sanitasi serta pelarangan penggunaan bahan berbahaya pada pangan perlu lebih ditingkatkan dan disosialisasikan kepada masyarakat.
3. Mengadakan program promosi keamanan pangan jajanan ke sekolah–sekolah
4. Kegiatan monitoring JAS secara terencana dan terus menerus perlu lebih ditingkatkan dengan mencakup daerah yang lebih luas di Indonesia.
5. Melakukan pelatihan – pelatihan terhadap guru, orang tua, penjual pangan, dan siswa
6. Pemberian informasi terhadap kiat–kiat memilih jajanan yang aman (warna, tekstur, lokasi jajanan)

Peran serta guru:
1. Guru berperan dalam mengawasi kantin sekolah melalui kegiatan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), yaitu mengawasi pangan apa yang dijual, kebersihan kantin, serta memberikan pelatihan bagi petugas kantin.
2. Guru berperan dalam memberikan pengertian dan pengetahuan kepada anak–anak mengenai dampak negatif yang timbul apabila jajan di sembarang tempat.

Peran serta orang tua:
1. Orang tua berperan dalam memberikan pengetahuan dasar kepada anak–anak mengenai dampak negatif atau akibat yang timbul apabila jajan disembarang tempat.
2. Orang tua sebaiknya membekali anak–anaknya dengan makanan rumah yang aman dan layak ketika akan berangkat sekolah, agar tidak jajan sembarangan.
Peran serta penjual pangan:
1. Penjual hanya boleh menggunakan BTP yang diijinkan dan tidak melebihi batas maksimum yang dipersyaratkan, serta tidak boleh menggunakan pewarna ataupun bahan berbahaya yang dilarang penggunaannya pada pangan.
2. Penjual wajib memperhatikan kebersihan fasilitas dan tempat penjualan untuk mencegah kontaminasi silang terhadap produk, serta mempraktekkan cara pengolahan pangan yang baik terutama memperhatikan persyaratan higiene dan sanitasi.


Daftar Pustaka:
Judarwanto,Widodo. 2007. PERILAKU MAKAN ANAK SEKOLAH.
_______________, 2007. JAJANAN ANAK SEKOLAH.

Ambarukmo plaza vs pasar tradisional